SAH Nahkodai Dua Periode, Achmad Agung Terpilih Kembali Sebagai Ketua Ranting Sooko, Mojokerto
"Agenda utama dalam Parapatan Ranting adalah pemilihan Ketua Ranting baru. Setelah melalui proses penjaringan dan verifikasi calon sesuai ketentuan"
Acara dihadiri oleh jajaran pengurus rayon, tokoh PSHT setempat, serta perwakilan dari Cabang PSHT Kabupaten Mojokerto. Hadir pula Ketua Wakil 1 Bidang Organisasi Mas Mustofa, yang membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Mas Mustofa menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ranting Sooko dalam melaksanakan roda organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSHT.
“Parapatan ini bukan hanya seremonial, tetapi momen penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan arah gerak PSHT yang lebih profesional, mandiri, dan berdedikasi terhadap masyarakat,” ujarnya.
Agenda utama dalam Parapatan Ranting adalah pemilihan Ketua Ranting baru. Setelah melalui proses penjaringan dan verifikasi calon sesuai ketentuan organisasi, forum menetapkan tiga nama kandidat. Pemungutan suara dilakukan secara terbuka dan demokratis, dengan pengawasan internal dari unsur Cabang.
Hasil akhir menetapkan Achmad Agung terpilih kembali sebagai Ketua Ranting Sooko masa bakti 2025–2028. yang mana Achmad Agung merupakan Ketua Terpilih periode sebelum nya.
Dalam pidato nya Achmad Agung menegaskan komitmennya untuk membawa PSHT Ranting Sooko ke arah yang lebih progresif dan solid.
“Kami akan fokus pada penguatan kaderisasi, peningkatan kualitas latihan, serta membangun kolaborasi aktif dengan seluruh elemen organisasi maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ranting Sooko menargetkan sejumlah program strategis selama tiga tahun ke depan, antara lain:
-
Penguatan pelatihan dan regenerasi warga muda melalui sistem pelatihan terpadu
-
Pembinaan atlet dan pelatih melalui workshop dan sertifikasi internal
-
Penyelenggaraan kegiatan sosial dan budaya sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat
Ketua Panitia Parapatan, menyatakan bahwa seluruh proses berlangsung lancar dan kondusif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tak lepas dari semangat gotong royong dan loyalitas warga PSHT.
Parapatan Ranting Sooko menjadi bukti nyata bahwa PSHT sebagai organisasi pencak silat tak hanya fokus pada aspek bela diri, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kepemimpinan, persaudaraan, dan pembangunan karakter. Dengan semangat “Memayu Hayuning Bawana”, Ranting Sooko optimistis dapat tumbuh dan berkembang lebih baik di bawah kepemimpinan yang baru.
Penulis : Tim Humas Cabang Kabupaten Mojokerto
Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih